Olahraga

Diego Pacheco Perpanjang Rekor 22-0, Tantang Jaime Munguia: Dia Petarung Luar Biasa

Diego Pacheco menantang Jaime Munguia pasca meraih kemenangan KO satu pukulan pada ronde keenam melawan Maciej Sulecki. Kejayaan itu menambah masa berlaku rekor menang Diego Pacheco menjadi 22-0 (18 KO).

Pembicaraan dengan cepat berprogres ke arah apa yang dimaksud akan terjadi selanjutnya bagi penantang kelas menengah super berusia 23 tahun ini. Jaime Munguia atau Saul Canelo Alvarez disebut-sebut menjadi lawan ideal berikutnya Diego Pacheco.

Raja kelas menengah super Saul Canelo Alvarez masih akan bertahan selama tiga tahun, juga yang berikutnya di daftar pertandingannya adalah Edgar Berlanga pada 14 September. Petarung yang tersebut terakhir ditaklukkan Saul Canelo Alvarez, Jaime Munguia, juga akan kembali dari kekalahan pertamanya pada karirnya kurang dari satu minggu kemudian untuk menghadapi Erik Bazinyan pada 20 September.

Pacheco meyakini bahwa ia siap untuk menghadapi Munguia pada perkembangannya ketika ini. ”Saya pikir Jaime
adalah petarung yang mana hebat,” kata Pacheco terhadap BoxingScene juga media lainnya pasca mengalahkan Sulecki.

”Ini akan menjadi pertarungan yang dimaksud hebat di area antara kami juga para penggemar akan menyukainya. Mari kita mulai. Ia mempunyai hati kemudian kekuatan. Namun saya merasa ia tak mempunyai teknik tinju. Ia tak dapat menggunakan kakinya lalu bergerak. Aku, aku petinju yang tersebut bagus. Saya dapat masuk ke sana juga mendekat juga bertinju untuk meraih kemenangan pertarungan. Saya rasa itulah yang mana tidaklah dimiliki Munguia, serta itulah mengapa ia tak mengalahkan Canelo Alvarez,”ulasnya.

”Orang-orang tahu bahwa saya dapat bertarung serta saya miliki kemampuan – yang kurang sekarang adalah nama besar di resume saya untuk mengukuhkan diri saya di dalam dunia tinju sebagai salah satu petinju hebat.”

Kepala Matchroom Boxing, Eddie Hearn, meyakini bahwa pertarungan antara Pacheco serta Munguia akan menjadi usaha yang mana sangat besar, teristimewa pada California Selatan. Hearn berencana untuk menyelenggarakan laga Pacheco-Munguia pada Los Angeles di area Crypto.com Arena, rumah bagi kelompok NBA Lakers serta NHL Kings. ”Ini adalah pertarungan yang brilian, luar biasa dan juga sulit dan juga saya pikir itu akan jual arena tanpa keraguan,” kata Hearn untuk BoxingScene serta media lainnya.

“Mungkin itu adalah pertarungan yang mana bisa jadi terjadi. Dari segi gaya, itu adalah pertarungan yang digunakan hebat. Pacheco akan menghentikan Jaime Munguia… Saat saya memanggil Munguia, beliau mungkin saja menonton serta berkata, ‘Mengapa saya harus melawan Diego Pacheco? Kemudian anda menghitungnya, kemudian anda mulai menyadari angka-angka yang dimaksud dapat dihasilkannya. Itu bisa saja menjadi bayaran yang mana besar bagi kedua belah pihak,”kata Hearn menambahkan.

”Ketika Pacheco melawan sebuah nama, itu akan menciptakan bilangan yang digunakan besar. Semua orang dengan berat badan 76,2 kg ini akan melawannya jikalau bayarannya tepat. Kami harus terus melakukan konfirmasi untuk merancang profilnya untuk memverifikasi bayarannya tepat. Siapa pun yang menginginkannya. Adalah tugas saya untuk mengedepankan pertarungan, namun ia tak pernah menolak pertarungan.”

Apakah Munguia akan menjadi lawan berikutnya bagi Pacheco atau tidak, masih harus dilihat nanti, oleh sebab itu Munguia harus terlebih dahulu melintasi ujiannya melawan petinju Armenia yang dimaksud tak terkalahkan, Bazinyan. Namun untuk pada waktu ini, Pacheco masih menikmati kemenangannya menghadapi Sulecki setelahnya pertarungan yang tersebut sulit pada bulan April lalu melawan Shawn McCalman. “Itu adalah hasil yang tersebut luar biasa kemudian saya sangat senang dengan bagaimana hasilnya pada waktu melawan Sulecki,” kata Pacheco.

”Anda tidaklah bisa saja terburu-buru pada melakukan sesuatu di area level ini. Saya belajar dari laga terakhir saya untuk tak mengincar kemenangan KO dari awal. Saya menggunakan waktu saya dengan Sulecki untuk menjamin saya tidaklah melakukan kesalahan.”

Related Articles

Back to top button