Gawat! Mentan Amran Endus Pergerakan Calo Proyek di area Kementan

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mencium pergerakan calo-calo proyek pada Kementerian Pertanian (Kementan). Karena itu, Mentan mengingatkan seluruh pejabat juga jajaran pegawai dalam lingkungan Kementan untuk tidak ada melakukan perbuatan tercela, seperti korupsi.
Amran mengancam apabila ada pegawai Kementan yang digunakan terbukti “main-main”. Pegawai nakal menurutnya akan segera dicopot kemudian diproses ke aparat penegak hukum.
“Hari ini saya memerintahkan terhadap Inspektur Jenderal (Irjen) untuk melaporkan ke aparat penegak hukum terkait pengaduan yang digunakan saya terima bahwa ada orang yang tersebut menjanjikan untuk calon penyedia untuk memperoleh pengadaan di area Kementan harus menyetor 15-20% dari nilai kontrak,” ucapannya pada keterangan resmi, Hari Minggu (8/9/2023).
Sebelumnya Inspektorat Jenderal Kementan sudah pernah memeriksa pihak-pihak yang mana terkait pengaduan serta hasil pemeriksaan diduga kuat ada unsur pidana umum serta pidana khusus. Irjen Kementan Setyo Budi menegaskan, untuk menegakkan integritas kemudian pemberantasan korupsi pada lingkungan Kementan, pighaknya akan melakukan penindakan untuk memberikan efek jera.
“Saya berprinsip bahwa untuk memberantas korupsi, akan lebih banyak efektif apabila dengan melakukan penindakan. Melaporkan calo pengadaan pada lingkungan Kementan terhadap aparat penegak hukum merupakan bagian penindakan dengan harapan memberikan shock therapy untuk yang tersebut lain. Kita perlu mengatasi kepercayaan umum pasca ‘badai’ tindakan hukum hukum dalam KPK,” tegasnya.



