Erick Thohir Pantau Kondisi Rumput SUGBK usai Digunakan Misa Kudus yang dimaksud Dipimpin Paus Fransiskus

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir , mengaku akan memantau kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) usai acara Misa Kudus yang digunakan dipimpin Paus Fransiskus . Ini adalah dilaksanakan lantaran Timnas Indonesia akan segera menggunakan stadion yang dimaksud mirip ketika menjamu Australia pada kedua fase ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia.
Kedatangan Paus Fransiskus merupakan perjalanan Apostolik atau perjalanan kerasulan pemimpin Gereja Katolik. Dia akan berada di dalam Indonesia selama tiga hari, yakni Selasa-Kamis (3-5/9/2024).
Saat ini Paus sudah ada berada di dalam Tanah Air serta dijadwalkan akan segera melakukan beberapa jumlah kunjungan juga hadir di acara. Rangkaian kunjungan pemimpin umat Katholik dunia itu akan dakhiri dengan menjadi pemimpin Misa Kudus dalam SUGBK, Kamis (5/9/2024).
Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihak panitia pelaksana Misa Kudus memang sebenarnya tak mau mengganggu persiapan pertandingan tersebut. Kabarnya, panggung acara berada dalam trek atletik dan juga para jemaat yang mana hadir akan duduk di tempat kursi tribun sehingga jalannya acara sejenis sekali tak menyentuh bagian rumput lapangan.
Erick Thohir memverifikasi dirinya akan datang mengecek kondisi rumput SUGBK selepas acara tersebut. Tujuannya untuk memantau apakah kualitas rumputnya tetap memperlihatkan terjaga atau tidak.
“Luar biasa, mereka (panitia penyambutan Paus Fransiskus) tiada mau mengganggu jalannya sepak bola Indonesia. Nanti saya dan juga Pak Sekretaris Jenderal PSSI (Yunus Nusi) akan cek lapangan. Mungkin tanggal 7 (September) atau 8 (September) untuk menjamin kualitasnya baik begitu,” kata Erick Thohir.
Ditambahkan, Erick Thohir juga mengatakan bahwa pihaknya sempat berniat untuk memindahkan pertandingan kontra Australia ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, untuk menghindari risiko rusaknya rumput akibat acara Misa Kudus itu. Akan tetapi, berkat komitmen dari pihak pengurus misa, niat yang dimaksud diurungkan.
“Informasi terakhir yang saya dapat, saya berterima kasih untuk panitia, terhadap keuskupan semua yang mana memang sebenarnya bekerja serupa antara kedatangan tokoh serta juga sepak bola. Hal ini kami sanggup berkolaborasi sehingga persiapan daripada rumput (SUGBK) ini dari hari ini sampai tanggal 10 (September) nanti masih berjalan dengan baik,” pungkasnya.




