Mike Tyson Bertaruh Nyawa vs Jake Paul, Joe Rogan: Dia Tidak Hidup Selamanya

Mike Tyson akan mempertaruhkan nyawa melawan Jake Paul pada pertarungan tinju yang dimaksud direspons Joe Rogan dengan mengkhawatirkan keselamatan sang mantan juara. Mike Tyson berjuang membungkam perasaan khawatir kondisi fisiknya tidaklah bisa jadi mengimbangi kekuatan tenaga muda Jake Paul.
Mike Tyson bersikeras bahwa ia siap untuk menghadapi Jake Paul meskipun ada perasaan khawatir menghadapi kondisi fisiknya. Joe Rogan menyerukan agar Mike Tyson membuktikan bahwa ia cukup bugar untuk menghadapi Jake Paul. Tyson belaka berjarak lebih banyak dari dua bulan lagi dari kembalinya ia ke dunia tinju profesional untuk menghadapi Jake Paul di area Texas pada tanggal 15 November.
Mike Tyson mengungkapkan untuk Fox News awal bulan ini bahwa Anda dapat mempertaruhkan nyawa bahwa ia akan menghadapi Jake Paul. Iron Mike menambahkan: ”Saya akan terus-menerus menguji diri saya sendiri. Saya akan terus-menerus menggerakkan batas kemampuan saya. Saya setiap saat sangat gugup juga khawatir sampai mendekati laga.”
”Kemudian, saya mengerti bahwa ini adalah kenyataan. Saya sudah ada rutin mengalami hal ini, lalu saya tahu bagaimana cara mengatasi situasi ini,”lanjut Tyson.
Meskipun mempunyai rekor 50-6 lalu pernah menjadi juara dunia, para penggemar khawatir bahwa Tyson tiada akan memiliki stamina yang cukup untuk menghadapi Paul pada pertandingan nanti. Hal ini dikarenakan Paul, 27 tahun, berusia 31 tahun lebih banyak muda dari Iron Mike, 58 tahun.
Dan meskipun Tyson terlihat tajam serta berbahaya di klip-klip kamp pelatihan yang ia bagikan secara online, pundit serta podcaster UFC, Joe Rogan, menyatakan bahwa video-video yang disebutkan terlalu singkat untuk membuktikan bahwa ia mampu menghadapi Paul. Berbicara pada podcast-nya, Rogan mendesak Tyson untuk menunjukkan video yang digunakan lebih banyak panjang dari kamp pelatihannya untuk membuktikan bahwa ia mampu melakukan tugas tersebut.
”Saya berharap ia tidak ada melakukannya. Saya berharap itu tidak ada terjadi. Saya berharap itu bukanlah sesuatu yang tersebut terjadi pada mana orang pria berusia 58 tahun akan bertarung melawan pria berusia 27 tahun,”ujarnya.
”Meski begitu, saya sepenuhnya menggalang keinginannya untuk melakukannya. Apa, apakah beliau akan hidup selamanya? Tidak, beliau bukan akan hidup selamanya. Mungkin beliau ingin satu kesempatan lagi. Mungkin tubuhnya bisa saja melakukan satu pertarungan lagi,”kata Joe Rogan.
”Saya bukan tahu. Ia terlihat bagus memakai sarung tangan, namun saya juga bisa saja terlihat bagus di tempat melawan sarung tangan, khususnya apabila Anda menonton klip berdurasi 30 detik. Apa yang tersebut ingin Anda lihat adalah beliau melakukan sparring. Anda ingin melihatnya memukul samsak selama beberapa ronde. Mari kita lihat tiga ronde yang digunakan keras di area menghadapi samsak. Saya ingin mengawasi apa yang dapat anda lakukan,”paparnya.
Petarung veteran ini kalah pada tiga dari empat pertarungan profesional terakhirnya, menunjukkan tanda-tanda penurunan fisik menjauhi akhir karirnya yang gemilang. Dan ia harus menunda pertarungannya dengan bintang media sosial Paul pasca penyakit maagnya kambuh pada awal tahun ini. ”Saya ingin mengawasi bagaimana kaki anda bergerak. Saya ingin mengamati seperti apa jadinya jikalau Anda kehilangan keseimbangan ketika melontarkan kombinasi,”ujarnya.
Tyson tidaklah pernah bertarung secara kompetitif selama hampir 20 tahun, yang mana berarti pertarungan terakhirnya – kekalahan tahun 2005 dari Kevin McBride – terjadi pada waktu Jake Paul baru berusia delapan tahun. Meskipun demikian, Tyson bersikeras bahwa ia siap kemudian bersemangat untuk menghadapi ‘The Problem Child’ di dalam melawan ring.



