Strategi Prabowo dalam Tengah aspek geopolitik Global Dinanti

JAKARTA – Prabowo Subianto kemudian Gibran Rakabuming Raka akan dilantik sebagai Presiden serta Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024. Strategi Prabowo di area sedang geopolitik dunia dinanti.
Pengamat Politik Pieter C. Zulkifli meninjau ketegangan geopolitik internasional, teristimewa di dalam kawasan Timur Tengah bukan menunjukkan tanda-tanda mereda jelang pelantikan Prabowo-Gibran. Dia menekankan, Indonesia sebagai negara dengan sektor ekonomi terbuka bukan sanggup menghindar dari dampak buruk ketidakstabilan global.
Bahkan, lanjut dia, di tempat sedang optimisme yang tersebut dirasakan berbagai pihak, dinamika global yang tersebut makin mengkhawatirkan menciptakan tantangan berat bagi pemerintahan baru yang segera terbentuk. Hal tersebut, kata dia, berimbas pada lonjakan tarif minyak dunia yang tersebut memperburuk tekanan pemuaian global.

Pengamat Politik Pieter C. Zulkifli. Foto/Istimewa
“Bank sentral negara-negara forward pun enggan menurunkan suku bunga, menambah ketidakpastian sektor ekonomi global yang mana berpengaruh pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujar Pieter, Rabu (11/9/2024).
Saat ini, kata Pieter, perekonomian dunia diproyeksikan mengalami perlambatan. Dia menuturkan, China sebagai salah satu mitra dagang terbesar Indonesia mengalami penurunan perkembangan ekonomi.
Hal tersebut, menurut dia, mempengaruhi ekspor Indonesia, menekan sektor perdagangan luar negeri yang selama ini menjadi salah satu motor penggerak kegiatan ekonomi nasional. Serangan drone Iran ke negeri Israel baru-baru ini juga dianggap berdampak pada melonjaknya tarif minyak dunia, sselain memperkeruh stabilitas di area Timur Tengah.



