Olahraga

Daniel Dubois Nikmati Status Raja Kelas Berat IBF: Aku sang Juara

Daniel Dubois menikmati prospek untuk melegitimasi statusnya sebagai juara kelas berat IBF melawan Anthony Joshua. Petinju berusia 27 tahun ini akan mempertahankan gelarnya untuk pertama kalinya, pada pertarungan terbesar pada kariernya, pada hari Hari Sabtu di malam hari di area Stadion Wembley.

Daniel Dubois menyadari bahwa ia memiliki gelar kejuaraan yang harus dipertahankan sebab IBF secara bukan logis mencopot Oleksandr Usyk sebelum ia dapat mempertahankan gelarnya yang digunakan tak terbantahkan pada pertarungan ulang melawan Tyson Fury pada 21 Desember lalu – lalu bukanlah akibat ia, seperti tradisi, memenangkannya di tempat menghadapi ring.

Dubois mencatatkan kemenangan beruntun lalu mengesankan menghadapi Jarrell Miller kemudian Filip Hrgovic yang dimaksud sebelumnya tak terkalahkan sebelum ia diangkat menjadi juara, namun ia tahu bahwa situasi dan juga pengakuan menghadapi status Usyk lalu Fury sebagai petinju kelas berat terbaik dalam dunia, menyebabkan dirinya harus membuktikan diri pada waktu menghadapi rivalnya yang digunakan pada saat ini berusia 34 tahun itu.

”Kalian akan mengawasi – inilah waktu saya,” katanya untuk DAZN. “Saya adalah orangnya. Saya harus progresif ke depan lalu melegitimasinya – aku sang juara,”lanjut The Dynamite.

”[Saya] baik. Percaya diri. Saya belaka bersantai kemudian menerima semuanya; menerima energi. Itu bagus. Saya akan memanfaatkan energi itu kemudian membangunnya – saya tak sabar menunggunya. Ini adalah adalah waktu saya. Saya siap untuk itu.Dengan cara apa pun yang diperlukan – kemenangan. Itu saja. Hal ini adalah latihan. Itu bagian dari rutinitas sebelum pertarungan. Ritual. Ayo kita mulai, kawan.”

Mereka yang mengajukan pertanyaan menghadapi nama penyiar berupaya keras untuk menciptakan Dubois melengkapi ukuran acara kedatangan besar pada hari Selasa di area Leicester Square, London, lalu oleh oleh sebab itu itu kontes hari Hari Sabtu juga pengaruh mereka yang mana mewakili Musim Riyadh yang sebelumnya bukan terlalu dikenal, tetapi beliau berkata:

”Saya sudah ada berpengalaman sekarang. Semua ini – media lalu segalanya – saya tak membiarkan semua itu mengganggu saya. Ini adalah adalah persiapan menuju badai pada hari Sabtu. Apa gunanya melakukan semua hal yang digunakan sia-sia? Saya siap untuk bertarung. Di mana pun kami harus melakukannya, kami akan melakukannya,”ujarnya.

”Saya akan melakukan apa pun untuk menang. Jika itu berarti bergegas masuk; adu jotos; pukulan ke arah kepala; semuanya. Apa pun untuk menang dan juga mempertahankan sabuk saya. Kalian akan melihatnya – jangan khawatir tentang itu. Hal ini sangat besar, bung. Hal ini bukanlah yang tersebut terbesar, namun ini sangat besar. Saya benar-benar meresapi semuanya pada waktu ini. Hal ini adalah atmosfer yang digunakan luar biasa. Saya akan memanfaatkan energi itu pada hari Sabtu.”

”Saya adalah sang juara, jadi saya harus tampil seperti seseorang juara. Saya sang juara untuk ketika ini. Saya sang juara. Akan terasa lebih banyak baik pada hari Hari Sabtu ketika saya menang. Saya hanya saja berada pada zona tersebut. Ini adalah adalah apa yang saya inginkan sejak saya masih kecil – duduk dalam sana sebagai petinju muda dalam Repton [Klub Tinju Amatir] lalu semua klub yang tersebut pernah kami datangi sampai hari ini, jadi saya siap untuk itu. [Saya] mengasah diri lalu tak terlalu memaksakan diri. Hanya saja, tampil eksplosif pada hari Sabtu.”

Related Articles

Back to top button