Trump berencana cabut semua sanksi Negeri Paman Sam terhadap Suriah

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana memerintahkan pencabutan sanksi yang digunakan "brutal dan juga melumpuhkan" terhadap Suriah menyusul konsultasi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan serta pemimpin kawasan.
Dalam sebuah forum pembangunan ekonomi ke Riyadh, Selasa, Trump menyatakan bahwa selain dengan Presiden Erdogan, dirinya turut memohonkan pendapat dari Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman yang dimaksud "berkomunikasi dengannya serta memohon hal yang dimaksud sama".
"Saya akan memerintahkan pencabutan sanksi terhadap Suriah demi memberi merek potensi mewujudkan kejayaannya," kata Trump pada hadapan forum.
Ia mengatakan, ketika ini adalah waktu yang mana tepat bagi Suriah untuk kembali bersinar, sehingga semua sanksi harus dicabut.
"Maka itu, saya berkata, 'Semoga Suriah beruntung. Tunjukkanlah hal yang digunakan istimewa bagi kami sebagaimana yang mana sudah pernah terjadi di dalam Arab Saudi," ucap Presiden AS.
Pernyataan Trump yang disebutkan disampaikan sehari pasca ia mengakui sedang mempertimbangkan pencabutan sanksi Amerika Serikat terhadap Suriah. Trump bermetamorfosis menjadi pemimpin Barat kesekian yang mana berniat mencabut sanksi perekonomian negaranya terhadap Damaskus yang digunakan berlaku sejak rezim Bashar Al-Assad.
Presiden Prancis Emmanuel Macron pekan kemudian mengatakan, Uni Eropa akan mencabut sanksi terhadap Suriah secara bertahap ketika menerima Presiden Suriah Ahmed Al-Sharaa dalam Paris.
Lebih lanjut, pribadi pejabat Gedung Putih memverifikasi Trump akan bertemu Al-Sharaa pada Rabu dalam berada dalam kunjungan kenegaraannya ke Arab Saudi. Meski demikian, masih belum ada rincian mengenai perjumpaan tersebut.
Trump juga sempat berkata bahwa Menteri Luar Negeri Negeri Paman Sam Marco Rubio akan bertemu Menteri Luar Negeri Suriah Asaad Al-Shaibani di dalam Turki pada beberapa hari.
Bashar Al-Assad yang dimaksud mengatur Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia pada 8 Oktober 2024, sehingga mengakhiri rezim Partai Baath yang dimaksud berlangsung sejak 1963.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari Trump berencana cabut semua sanksi AS terhadap Suriah



