825 Calon Mahasiswa Baru Unpad Diterima sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah
Bandung – Universitas Padjadjaran atau Unpad mengumumkan sedikitnya 825 calon peserta didik baru dinyatakan lolos pada seleksi untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui Kartu Tanah Air Pandai (KIP) Kuliah pada 2024. Jumlah yang dimaksud baru 64 persen dari total alokasi pembiayaan KIP Kuliah yang tersebut disediakan pemerintah di dalam Universitas Padjajaran. Total alokasinya yakni mencapai 1.291 calon peserta didik baru.
“Jumlah penerima masih berpotensi bertambah apabila kuota masih tersedia,” kata Kepala Kantor Komunikasi Publik Universitas Padjajaran Dandi Supriadi pada Senin, 15 Juli 2024.
KIP Kuliah merupakan kegiatan yang digunakan digagas Presiden Joko Widodo yang mana dulu disebut sebagai acara Bidikmisi pada pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Yakni acara beasiswa dari pemerintah khusus untuk calon peserta didik dari keluarga miskin agar dapat melanjutkan studi ke bangku perguruan tinggi.
Dandi merinci, 825 calon siswa baru yang disebutkan berasal dari dua jenis seleksi. Di antaranya, 437 pendatang berasal dari jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) juga 388 khalayak lainnya dari jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes atau SNBT. “Dari jalur Seleksi Mandiri belum ditetapkan,” ucap Dandi.
Sebagai gambaran, pembagian beasiswa KIP Kuliah sempat terkendala akibat skandal peretasan Pusat Informasi Nasional (PDN) oleh malware jenis ransomware LockBit 3.0. Peretasan diketahui pada 17 Juni berikutnya yang digunakan diduga dijalankan oleh kelompok Brain Cipher Ransomware. Insiden ini berdampak pada calon peserta didik baru mengalami kendala pada mengakses platform pendaftaran beasiswa KIP Kuliah.
Dandi menjelaskan, kampusnya kemudian menciptakan terobosan dengan memberi masa penangguhan pembayaran uang kuliah tunggal bagi penerima KIP Kuliah. “Dalam arti mereka itu diperkenankan masuk kuliah bagaimanapun juga uang kuliah dari pemerintah belum cair,” ujarnya.
Jumlah partisipan KIP Kuliah pada Unpad tahun ini untuk kegiatan studi terakreditasi A berjumlah 1.157 orang. Sementara alokasi untuk kegiatan studi berakreditasi B banyaknya 134 orang. Mengenai tenggat waktu pencairan dana KIP Kuliah, kata Dandi, Unpad berupaya untuk tiada merugikan mahasiswa.
“Pencairan uang KIP Kuliah tentu sesuai dengan kebijakan kementerian yang tersebut merencanakan akan cair Agustus 2024,” katanya. Seandainya meleset dari waktu yang dimaksud direncanakan tersebut, Unpad sudah pernah melakukan kebijakan keuangan agar tak mengganggu kesempatan belajar pelajar penerima KIP Kuliah.
Menurut Dandi, tidak ada ada tenggat akhir dari Unpad mengenai pencairan dana KIP Kuliah selain hanya saja mengawaitu pemindahan dari pemerintah. “Mahasiswa KIP Kuliah permanen akan mendapatkan kartu tanda peserta didik dan juga sanggup mengikuti kuliah kendati uang kuliah tunggalnya belum terbayarkan,” ujar dia.
Sementara itu di dalam Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), tahapan seleksi KIP Kuliah dari jalur penerimaan SNBP telah dilakukan selesai. Rencananya seleksi KIP-Kuliah untuk peserta didik baru jalur SNBT dirampungkan pekan depan. “UPI menjaring data ketika pelajar melalukan registrasi dengan cara melengkapi biodata,” kata Kepala Seksi Hubungan Kelembagaan Kantor Humas UPI, Yana Setiawan, Hari Senin 15 Juli 2024.
Bagi calon pelajar baru UPI yang dimaksud lulus seleksi kemudian mengajukan KIP Kuliah, tiada diharuskan untuk membayar UKT dulu. Mereka baru akan diminta membayar UKT apabila tidaklah lolos seleksi serta verifikasi KIP Kuliah.
ANWAR SISWADI (BANDUNG)
Baca: 13 Kampus yang dimaksud Buka Proyek Kuliah Kelas Karyawan
Artikel ini disadur dari 825 Calon Mahasiswa Baru Unpad Lolos sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah


