Honda Segera Luncurkan Motor Listrik Baru, Diproduksi di tempat India

JAKARTA – Honda akan meluncurkan motor listrik terbaru yang digunakan akan dipasarkan secara global. Skuter matic berbasis akumulator yang diberi nama Honda Activa EV itu kabarnya akan datang meluncur akhir tahun ini.
Melansir Gaadiwaadi, Hari Senin (16/9/2024) Honda akan melakukan uji produksi pada motor listrik terbarunya beberapa pekan mendatang. Untuk mengantisipasi membeludaknya permintaan, merekan akan meningkatkan produksi dengan memperkenalkan dua jalur baru di tempat Gujarat kemudian Karnataka, India.
Sebenarnya, Honda cukup tertinggal pada perdagangan motor listrik pada India. Oleh sebab itu, dia akan segera membuka keran pemesanan kemudian pengiriman unit akan dimulai pada Februari 2025.
Selain itu, Honda memiliki target meningkatkan peningkatan jualan melebihi 15 persen untuk 2024 hingga 2025. Lebih lanjut, perkembangan produksi lini ketiga di area pabrik Gujarat diperkirakan akan menciptakan tambahan besar sekitar 6.600 unit.
Hal ini diperkuat dari para pesaingnya, seperti Hero MotoCorp, Bajaj, lalu TVS, yang mana telah dilakukan meraup keuntungan dari pelanggan motor listrik. Sehingga, ini memancing Honda untuk melakukan hal serupa.
Honda sudah lama menggarap Activa listrik, namun hal yang disebutkan mengalami penundaan. Bahkan pada 2020, pabrikan dengan syarat Negeri Sakura itu sempat berunjuk rasa pembicaraan mengenai diperkenalkan motor tersebut.
Terdapat beberapa kendala yang digunakan memang sebenarnya diungkapkan Honda, seperti biaya baterai, hingga kurangnya infrastruktur pengisian daya yang digunakan memadai. Namun, seiring dengan perkembangan yang dimaksud signifikan selama tiga tahun terakhir, Honda bersiap meluncurkan Activa EV.
Meski spesifikasinya masih disembunyikan, diperkirakan Activa EV akan miliki penyimpan daya yang dapat memberinya jarak tempuh hingga 100 km di sekali pengisian daya.
Selain Activa EV, Honda juga sedang berupaya mengembangkan dua model kendaraan roda dua listrik juga elemen penyimpan daya yang digunakan akan dirakit secara lokal di tempat India. Dikabarkan sistem pertukaran sel sedang dipertimbangkan.




