Menilik prospek pameran item konsumen 2025 dalam Hainan, China

Haikou – Pameran Sistem Pengguna Internasional China (China International Consumer Products Expo/CICPE) kelima akan diselenggarakan ke Hainan, provinsi pulau ke China selatan, pada 13-18 April.
Sebagai satu-satunya pameran tingkat nasional di dalam China yang berfokus pada barang-barang konsumen, edisi tahun ini menekankan pada pengembangan kemudian kolaborasi global.
Salah satu hal yang tersebut paling menonjol dari pameran itu adalah partisipasi global dan juga skala rekornya. Diperkirakan 71 negara serta kawasan akan berpartisipasi, menampilkan lebih lanjut dari 4.100 merek, di antaranya 65 perusahaan Fortune Global 500 dan juga beberapa pemimpin industri.
Slovakia akan memulai debutnya dengan paviliun nasional, sementara negara bagian Sao Paulo, Brasil, bersatu dengan beberapa partisipan lainnya, akan meluncurkan paviliun regional untuk pertama kalinya.
Inggris, negara tamu kehormatan tahun ini, akan menempati area seluas tambahan dari 1.300 meter persegi untuk menampilkan 53 merek yang mencakup fesyen, kecantikan, serta perlengkapan rumah tangga.
Beijing, yang mana berpartisipasi sebagai kota tamu untuk pertama kalinya, akan menampilkan zona pameran bertema seluas 400 meter persegi.
Beberapa zona pameran yang dimaksud menyoroti teknologi mutakhir kemudian tren yang dimaksud sedang berprogres (emerging) akan bermetamorfosis menjadi sorotan utama lainnya di pameran ini.
Zona perubahan teknologi di dalam Hall No. 1 menampilkan berubah-ubah program kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), rumah pintar, kemudian sektor ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy). Sejumlah merek seperti Huawei, Tesla, juga Unitree akan mendemonstrasikan berubah-ubah barang seperti smartphone terbaru mereka, robot humanoid, dan juga kacamata realitas tertambah (augmented reality/AR).
Pertunjukan dengan segera teknologi ketinggian rendah, seperti "mobil terbang" Xpeng AeroHT juga drone EHang untuk transportasi lintas laut lalu pariwisata, akan berubah jadi pusat perhatian.
Di zona gaya hidup global ke Hall No. 4, jam tangan mewah, kosmetik, juga makanan premium akan menawarkan pengalaman berbelanja lintas perbatasan yang dimaksud mendalam bagi para pengunjung.
CICPE tahun ini juga akan menawarkan pengalaman berbasis teknologi untuk para pengunjung, dengan pameran perdana antarmuka otak-komputer, eksoskeleton, dan juga teknologi bantuan tidur yang digunakan dirancang untuk perawatan lansia.
Provinsi juga kota dalam China akan memamerkan warisan budaya merekan yang dimaksud unik melalui bermacam komoditas inovatif.
Sementara itu, merek internasional kemudian nama-nama terkenal China akan memperkenalkan barang unggulan kemudian koleksi warisan budaya.
Kementerian Perdagangan China, salah satu pengurus pameran ini, akan meluncurkan kampanye "Belanja pada China" (Shop in China), sebuah inisiatif nasional yang digunakan memasarkan belanja, makan, serta pariwisata.
Tema pameran yang ramah lingkungan akan ditampilkan secara mencolok sepanjang acara. Maskot "Yuanyuan" kemudian "Xiaoxiao" yang terinspirasi dari owa Hainan, melambangkan konservasi hutan hujan. Pencitraan merek pameran itu memadukan elemen tropis dengan konsep ramah lingkungan.
Patung "pesan di botol" dalam perpustakaan Cloudscape yang dimaksud ikonis ke Haikou melambangkan pertukaran budaya global. Demikian pula, CICPE 2025 bertujuan berubah jadi pameran barang konsumen terbesar ke Asia-Pasifik, menjembatani merek-merek global dengan lingkungan ekonomi China juga menyoroti peran Hainan sebagai hub perdagangan bebas utama.
Artikel ini disadur dari Menilik prospek pameran produk konsumen 2025 di Hainan, China



