NEC Nijmegen Bangkit dari Ketertinggalan untuk Menumbangkan Dinamo Zagreb di Liga Europa

NEC Nijmegen menunjukkan mentalitas luar biasa ketika berhasil mengalahkan Dinamo Zagreb dengan skor 4-2 pada pertandingan ketiga fase liga UEFA Europa League 2026/2027, Kamis, 22 Oktober 2026. Bertanding di Stadion Maksimir, Kroasia, tim asal Belanda tersebut sempat kehilangan keunggulan setelah Dion Drena Beljo mencetak dua gol untuk tuan rumah. Namun, NEC mampu bangkit melalui kontribusi Clement Bischoff, Bryan Linssen, dan dua gol Tjaronn Chery. Kemenangan ini menjadi salah satu pertandingan menarik dalam dunia Sepak Bola Eropa karena memperlihatkan perubahan momentum, efektivitas serangan, serta ketenangan pemain menghadapi tekanan di kandang lawan.
Dinamo Zagreb Takluk setelah NEC Nijmegen Membalikkan Keadaan
Tim berjuluk NEC mampu mendapatkan tiga poin berharga ketika bertemu wakil Kroasia di kompetisi Eropa. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Stadion Maksimir, Zagreb. Tim asuhan Dick Schreuder mampu menaklukkan Dinamo Zagreb empat gol berbanding dua. Keberhasilan itu terasa semakin istimewa karena NEC sempat tertinggal setelah unggul lebih dahulu. Perkembangan pertandingan itu menantang ketahanan mental para pemain. Meski menghadapi tekanan, tim tamu mampu mengubah keadaan.
Duel yang berlangsung di Stadion Maksimir menghasilkan total enam gol. Clement Bischoff membuka keunggulan NEC sebelum Beljo membawa tuan rumah membalikkan skor melalui dua penyelesaian. Dalam situasi tertinggal satu gol, NEC mampu mempertahankan semangat menyerang. Bryan Linssen kemudian menyamakan kedudukan sebelum Tjaronn Chery mengubah pertandingan melalui dua gol tambahan. Perubahan skor yang terjadi menunjukkan bahwa konsentrasi sepanjang pertandingan sangat menentukan. Dalam perjalanan tim di Liga Europa, tiga poin tambahan memberikan keuntungan menghadapi pertandingan berikutnya.
Serangan Sayap NEC Nijmegen Berhasil Menembus Pertahanan Dinamo Zagreb
Tim tamu harus menghadapi ancaman sejak menit-menit awal pertandingan. Wakil Kroasia tersebut mengandalkan dukungan penonton dan keuntungan bermain di kandang. Ketika laga baru berjalan tiga menit, Dion Drena Beljo menciptakan peluang berbahaya setelah melewati penjagaan pemain lawan. Sayangnya penyelesaian itu gagal membuka keunggulan. Tidak lama kemudian, Luka Stojković mendapatkan kesempatan berbahaya. Namun bek NEC, Ahmetcan Kaplan berhasil menghalau bola sebelum menjadi gol. Keberhasilan Kaplan membuat NEC tetap memiliki kesempatan membangun serangan.
Seiring berkembangnya pertandingan, NEC Nijmegen mencoba membangun peluang melalui sektor sayap. Dalam salah satu kesempatan sebelum gol pembuka, Noé Lebreton melepaskan sepakan keras menuju gawang. Percobaan Lebreton itu melintas sangat dekat dengan mistar gawang. Tidak lama setelah kesempatan tersebut, Clement Bischoff sukses membawa NEC unggul. Gol tersebut berawal dari operan jauh Schuurs yang mengarahkan bola ke sektor sayap. Tobias Storm kemudian bergerak cepat sebelum melepaskan umpan silang menuju tiang jauh. Clement Bischoff memanfaatkan kiriman bola untuk memberikan keunggulan kepada NEC Nijmegen.
Dion Drena Beljo Cetak Dua Gol dan Balikkan Keunggulan Dinamo Zagreb
Momentum positif NEC harus menghadapi respons cepat karena Dinamo Zagreb menunjukkan kemampuan mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-33, Dion Drena Beljo sukses mengubah skor menjadi sama kuat. Penyelesaian itu dihasilkan melalui pergerakan Luka Stojković yang membuka ruang. Pemain sayap Dinamo tersebut mengirimkan suplai bola ke area depan gawang. Pemain Dinamo itu berhasil mencetak gol melalui sundulan yang mengembalikan keseimbangan pertandingan. Penyelesaian Beljo memberikan tambahan kepercayaan diri tim tuan rumah.
Dinamo Zagreb tidak membutuhkan waktu lama untuk menciptakan gol tambahan. Ketika pertandingan memasuki menit ketiga puluh tujuh, Beljo berhasil menghasilkan gol keduanya. Proses gol tersebut bermula dari kombinasi permainan dua pemain Dinamo. Pemain Dinamo itu menemukan ruang di dekat tiang jauh. Walaupun penjaga gawang NEC menggagalkan percobaan awal, Beljo memperoleh kesempatan kedua. Ia kemudian menyelesaikan peluang untuk membawa Dinamo unggul 2-1. Situasi tersebut menjadi ujian mental bagi tim tamu yang sempat unggul terlebih dahulu.
Gol Sundulan Bryan Linssen Kembalikan Momentum Tim Tamu
Dalam fase penutup paruh pertama, NEC Nijmegen mencoba memperbaiki kedudukan. Para pemain NEC mencoba menghindari Dinamo Zagreb mengendalikan pertandingan tanpa perlawanan. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-45 ketika Bryan Linssen berhasil mencetak gol kedua NEC. Gol tersebut bermula dari kiriman bola terarah dari Clement Bischoff. Pemain tim tamu tersebut menghasilkan sundulan terbang yang menghasilkan gol indah bagi NEC Nijmegen. Gol itu mengembalikan hasil imbang sebelum jeda.
Keberhasilan sang penyerang menjadi momentum penting bagi skuad asuhan Dick Schreuder. Ketika sebelumnya tertinggal akibat dua gol Beljo, para pemain berhasil menunjukkan respons positif. Gol yang tercipta sebelum turun minum membantu memulihkan kepercayaan diri. Di tengah persaingan Sepak Bola modern, gol pada akhir babak pertama dapat mengubah momentum. Dalam situasi yang dialami wakil Kroasia, gol tersebut menjadi kehilangan keuntungan penting. Pertandingan mencapai jeda dengan kedudukan dua gol berbanding dua.
Tjaronn Chery Cetak Dua Gol dan Pastikan Kemenangan NEC Nijmegen
Ketika kedua kesebelasan keluar dari ruang ganti, NEC Nijmegen memperlihatkan kepercayaan diri yang meningkat. Skuad asal Belanda tersebut mengembangkan serangan terhadap wilayah permainan tim tuan rumah. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Tjaronn Chery mampu mengubah skor menjadi 2-3. Kesempatan itu dihasilkan melalui kiriman bola Linssen menuju area penyelesaian. Pemain berpengalaman tersebut mampu melakukan sentuhan sehingga bola masuk ke sudut bawah gawang. Keberhasilan tersebut memperlihatkan kemampuan tim tamu memanfaatkan momentum.
Ketika skor kembali berpihak kepada NEC, para pemain Belanda tetap menghadapi tekanan Dinamo. Skuad Mario Kovačević tetap menciptakan peluang untuk mengejar ketertinggalan satu gol. Meski menghadapi sejumlah ancaman, tim tamu tetap disiplin. Menjelang sepuluh menit terakhir waktu normal, Chery sukses menghasilkan gol keduanya. Ketika menerima bola sekitar lima belas meter dari gawang, Chery melakukan sepakan menggunakan kaki kiri yang berhasil mencapai bagian atas gawang. Keberhasilan Chery memperbesar keunggulan menjadi dua gol. Keunggulan tersebut akhirnya bertahan hingga wasit mengakhiri laga.
Kemenangan atas Dinamo Zagreb Jadi Bukti Ketangguhan NEC
Keberhasilan tim asal Belanda menaklukkan wakil Kroasia dengan skor 4-2 menunjukkan pengaruh ketahanan psikologis. Meskipun berhasil mencetak gol pertama lewat Bischoff, NEC mengalami perubahan skor setelah penyerang Dinamo mencetak dua gol. Namun Bryan Linssen berhasil menyamakan kedudukan sebelum jeda. Sepasang penyelesaian Chery pada babak kedua menjadi penentu hasil positif tim tamu. Di tengah pertandingan Sepak Bola modern, mentalitas bangkit dapat menentukan hasil.
Dalam perjalanan wakil Belanda tersebut, hasil positif menghadirkan modal berharga. Setelah mengalami kekalahan 0-5 dari Juventus dan hasil imbang 1-1 melawan Levski Sofia, NEC mampu mengamankan kemenangan pertamanya. Dengan tambahan tiga poin, tim asal Belanda itu mengumpulkan empat angka. Meskipun hasil tersebut memberikan keuntungan, perjalanan kompetisi masih panjang. Dengan peningkatan efektivitas serangan dan pertahanan, hasil positif berpotensi berlanjut pada pertandingan selanjutnya. Bagaimana pendapat Anda, apakah Tjaronn Chery menjadi pemain paling menentukan dalam pertandingan tersebut? Jangan ragu berbagi pandangan Anda mengenai peluang NEC bersaing di UEFA Europa League 2026/2027.




