Pertandingan Bola

Napoli Hancurkan Monza dengan Empat Gol, Kevin De Bruyne Ikut Menyumbang Gol

Napoli berhasil meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Monza dalam pertandingan pekan kesembilan Serie A musim 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Brianteo, Rabu, 28 Oktober 2026. Empat gol Napoli dicetak oleh Rasmus Hojlund, Matteo Politano, Rafa Marin, dan Kevin De Bruyne, sementara Monza membalas melalui Gustavo Varela. Setelah bermain imbang pada babak pertama, Napoli menunjukkan dominasi dengan mencetak tiga gol tambahan seusai turun minum. Penampilan De Bruyne yang masuk sebagai pemain pengganti turut menjadi sorotan dalam dunia Sepak Bola Italia karena gelandang asal Belgia tersebut berhasil mencetak gol hanya beberapa menit setelah memasuki lapangan.

Empat Gol Napoli Pastikan Kemenangan atas Monza

Laga lanjutan Serie A antara Monza dan Napoli menghadirkan permainan menarik sejak awal babak pertama. Bertanding sebagai tim tamu, Napoli berusaha mengambil kendali permainan. Tekanan awal Napoli memberikan keuntungan penting ketika Rasmus Hojlund berhasil membuka keunggulan timnya. Setelah menerima operan terobosan Di Lorenzo, Hojlund mampu menyelesaikan peluang untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0. Keberhasilan sang penyerang memberikan momentum positif.

Walaupun kebobolan pada awal pertandingan, Monza tidak langsung kehilangan semangat. Tim tuan rumah berusaha meningkatkan intensitas permainan. Setelah menemukan ritme permainan, Monza mulai menciptakan kesempatan berbahaya. Kerja keras pemain tuan rumah akhirnya berhasil mengubah kedudukan pada menit ke-43 melalui Gustavo Varela. Memanfaatkan kiriman bola dari Jay Robinson, Varela menyelesaikan peluang dengan tandukan untuk menyamakan kedudukan. Keberhasilan Varela membuat pertandingan kembali seimbang hingga waktu istirahat tiba.

Matteo Politano dan Rafa Marin Bawa Napoli Menjauh

Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Napoli berusaha merebut kembali keunggulan. Pendekatan menyerang yang lebih efektif membawa keuntungan penting ketika Matteo Politano mengubah kedudukan menjadi 2-1. Pemain sayap Napoli tersebut melepaskan tembakan melengkung untuk mengembalikan keunggulan tim tamu. Penyelesaian pada awal babak kedua menjadi titik awal dominasi Napoli. Sebaliknya, Monza dipaksa meningkatkan usaha menyerang setelah berhasil memberikan perlawanan sebelum turun minum.

Momentum positif tim tamu tidak berhenti pada gol Politano ketika pertandingan memasuki pertengahan babak kedua. Melalui situasi sepak pojok, Matteo Politano mengirimkan umpan menuju kotak penalti. Rafa Marin yang berada dalam posisi tepat berhasil menyambut bola dengan sundulan untuk membawa tim tamu unggul dua gol. Keberhasilan Marin menjadi pencapaian spesial karena merupakan gol perdana Marin untuk klub. Ketika skor berubah menjadi 3-1, Napoli semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Kevin De Bruyne Cetak Gol Setelah Masuk sebagai Pengganti

Salah satu momen paling menarik adalah kontribusi Kevin De Bruyne. Gelandang tersebut mengawali laga dari bangku cadangan sebelum dipercaya tampil setelah satu jam pertandingan. Pergantian tersebut membuat Anguissa meninggalkan lapangan ketika Napoli mulai menguasai jalannya pertandingan. Meskipun baru berada di lapangan beberapa menit, De Bruyne mampu memanfaatkan kesempatan melalui penyelesaian yang memperbesar keunggulan. Kontribusi pemain internasional Belgia mengakhiri harapan kebangkitan Monza.

Penyelesaian gelandang Belgia tersebut tercipta melalui kombinasi bersama Noa Lang. Rekan setim De Bruyne tersebut mengirimkan bola menuju posisi De Bruyne. Gelandang asal Belgia tersebut melepaskan tembakan kaki kanan untuk mencetak gol terakhir pertandingan. Bola hasil tendangannya melewati penjaga gawang Monza. Gol tersebut memberikan gambaran kualitas penyelesaian akhir. Di tengah persaingan Serie A, pemain pengganti sering menjadi bagian penting strategi kemenangan.

Pergantian Pemain Membantu Napoli Mengamankan Tiga Poin

Keberhasilan meraih empat gol menjadi pencapaian penting karena Massimiliano Allegri harus menyaksikan pertandingan dari tribune akibat sanksi larangan mendampingi tim. Sebagai gantinya, Marco Landucci mengambil tanggung jawab teknis selama pertandingan. Meskipun pelatih kepala tidak berada di sisi lapangan, Napoli berhasil menunjukkan organisasi permainan yang baik. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi staf dalam menjalani pertandingan penting.

Salah satu keputusan menarik adalah penyesuaian komposisi tim ketika tim sudah memperoleh keunggulan. Kevin De Bruyne dan Antonio Vergara mendapatkan kesempatan bermain setelah satu jam. Pergantian tersebut membantu menjaga intensitas permainan ketika Monza mencoba memperbaiki permainan. Dampak yang terlihat, De Bruyne langsung mencetak gol. Keberhasilan itu menegaskan bahwa seluruh anggota skuad dapat berkontribusi dalam pertandingan Serie A.

Kemenangan atas Monza Jadi Modal Menghadapi Juventus

Hasil positif pada pekan kesembilan memberikan dorongan positif bagi Napoli yang mengalami periode dua pertandingan tanpa hasil menang. Kemenangan tandang ini memberikan momentum kebangkitan setelah melewati pertandingan sulit. Setelah memperoleh kemenangan, Napoli berhasil mendekati kelompok papan atas. Klub asal Naples tersebut perlu menjaga konsistensi karena tim lain juga berusaha mengumpulkan poin. Dalam menghadapi perjalanan musim yang panjang, hasil melawan Monza perlu dijadikan momentum.

Tidak hanya menghasilkan kemenangan, Napoli memperlihatkan kemampuan mencetak gol melalui berbagai pemain. Rasmus Hojlund mengakhiri periode tanpa gol setelah mendapatkan kesempatan dari pergerakan Di Lorenzo. Matteo Politano menyumbangkan gol dan assist, sementara Rafa Marin ikut memberikan kontribusi lewat sundulan. Gelandang kreatif asal Belgia melengkapi kemenangan dengan gol keempat. Sebaran pencetak gol tersebut menjadi sinyal positif sebelum menghadapi Juventus.

Empat Gol Napoli Menjadi Modal Positif dalam Persaingan Serie A

Hasil positif tim asuhan Massimiliano Allegri menjadi bukti efektivitas serangan setelah mengalami kesulitan dalam kompetisi liga. Gol Rasmus Hojlund menjadi pembuka kemenangan, sedangkan Matteo Politano dan Rafa Marin membantu Napoli menjauh dari Monza. Pemain pengganti berpengalaman tersebut mencetak gol penutup hanya dalam waktu singkat setelah mendapatkan kesempatan bermain. Di tengah persaingan Liga Italia, efektivitas penyelesaian menjadi faktor besar dalam hasil pertandingan.

Bagi Napoli, kemenangan tersebut memberikan dorongan kepercayaan diri sebelum menghadapi Juventus. Adapun bagi Monza, kekalahan tersebut menghadirkan pekerjaan rumah besar setelah gagal mempertahankan kedudukan imbang. Meskipun sempat mencetak gol penyeimbang, Monza tidak berhasil mempertahankan momentum. Dari sudut pandang Anda, apakah Kevin De Bruyne sebaiknya menjadi starter dalam pertandingan berikutnya? Silakan bagikan pendapat Anda mengenai kemenangan Napoli atas Monza.

Related Articles

Back to top button