Bus lalu Pengamanan Bersiap Lakukan Pawai Peraih Medali Olimpiade Paris 2024

Pawai atau arak-arakan para atlet Indonesia yang tersebut mentas di area Olimpiade Paris 2024 akan segera dilakukan, Kamis (15/8/2024) pagi WIB. Persiapan pun mulai terlihat di tempat Kantor Kementerian Pemuda lalu Olahrga (Kemenpora) RI, yang tersebut menjadi titik awal keberangkatan.
Pawai para Olimpian Paris 2024 ini dijadwalkan dimulai pada pukul 07.00 WIB. Dari pantauan dari Kantor Kemenpora, pihak-pihak terkait sudah ada mulai melakukan persiapan sejak pukl 06.25.
Sejumlah pihak keamanan dari kepolisian pun telah berjaga di dalam halaman Kantor Kemenpora. Mereka akan datang mengawal bus rombongan pawai dengan motor kemudian juga mobil patwal.

Bus Transjakarta yang miliki desain tanpa atap pun sudah ada berada di dalam Jalan Gerbang Pemuda, tepat di dalam depan Kantor Kemenpora, untuk menyebabkan 29 atlet kemudian beberapa ofisial yang mana mengambil bagian pada rombongan. Bus berwarna putih itu juga bergambar sosok para Olimpian Indonesia yang digunakan mentas di dalam Paris 2024.
Sementara kondisi lalu lintas di area Jalan Gerbang Pemuda terpantau masih lancar. Belum ada kumpulan warga atau rakyat yang ingin menyaksikan arak-arakan itu.
Rombongan pawai ini sendiri rencananya akan segera berangkat dari Kantor Kemenpora menuju Istana Negara Kepresidenan. Mereka akan melawati Simpang Susun Semanggi ke arah Bundaran HI untuk menuju ke sana.
Nantinya mereka itu akan disambut di dalam Istana Negara Kepresidenan juga bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Kemudian,mereka direncanakan akan menerima bonus dari pemerintah secara simbolis.
Sebagaimana diketahui, semua atlet yang mewakili Indonesia pada Olimpiade Paris 2024 akan diguyur bonus dari pemerintah pusat. Untuk peraih medali emas, yakni Veddriq Leonardo serta Rizki Juniansyah mendapat uang sebesar Rp6 miliar.
Sementara ahli yang tersebut membantu atletnya meraih emas diganjar bonus sebesar Rp2,75 miliar. Sedangkan atlet yang mana meraih medali perunggu, Gregoria Mariska Tunjung, mendapat Rp1,65 miliar serta pelatihnya memperoleh Rp675 juta.
Selain para peraih medali, Menpora Dito Ariotedjo, juga meyakinkan para atlet lainnya akan mendapat bonus. Namun, jumlahnya tak disebutkan.




