IHSG Diprediksi Jebol Rekor Baru, Intip 4 Saham yang dimaksud Bisa Dikoleksi

JAKARTA – Ukuran Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini berpotensi di kecenderungan menguat sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks akan berada di tempat kisaran 7.358–7.454.
Pengamat lingkungan ekonomi modal sekaligus Inisiator WH Project, William Hartanto mengatakan, pola inverted head & shoulders IHSG sudah ada sepenuhnya terkonfirmasi, kemudian pergerakan tinggal sedikit lagi menuju all time high pada 7.454.
“Nilai proses kembali meningkat di tempat level 10T mengindikasikan euforia pasar, lalu net buy asing sangat membantu dengan nilai hingga 874 miliar. Saham-saham big caps berpotensi kembali menjadi pemimpin pasar,” tulis William pada analisisnya, Kamis (15/8/2024).
Secara teknikal, IHSG telah dilakukan mengkonfirmasi pola inverted head & shoulders, arah pergerakan selanjutnya adalah menguji level all time high pada 7.454. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 79.40 poin (+1.08%) menuju 7436.03 pada perdagangan hari Rabu 14 Agustus 2024.
Sebanyak 333 saham menguat, 241 saham menurun, serta 220 saham tidaklah mengalami pembaharuan nilai pada perdagangan kemarin. Skor proses mencapai 10.9T (all market).
Berikut beberapa saham yang mana direkomendasikan secara teknikal;
BBRI, buy, support 4720, resistance 5050.
Pergerakan nilai tukar membentuk pola bullish flag dengan neckline pada 4720 (pola sudah terkonfirmasi).
HRUM, buy, support 1300, resistance 1475.
Trend following dengan sikap candlestick menguat dalam berhadapan dengan MA5 juga MA20.
ERAA, buy, support 430, resistance 450.
Trend following dengan kedudukan candlestick menguat di area berhadapan dengan MA5 lalu MA20.
NICL, buy, support 278, resistance 300.
Telah menyelesaikan pembentukan demand zone pada area 278 – 282.



