Juara 2 Divisi Angelo Leo Tantang Monster KO Naoya Inoue di area Kelas Bulu

Baru sekadar menjadi juara dua divisi, Angelo Leo menyatakan bahwa ia ingin bertarung melawan Monster KO Naoya Inoue di dalam kelas bulu 57,1 kilogram. Angelo Leo dari Albuquerque, New Mexico, menghentikan Luis Alberto Lopez dari Meksiko pada 10 ronde untuk merebut gelar kejuaraan kelas bulu IBF di tempat Tingley Coliseum di tempat kota kelahirannya, Albuquerque, New Mexico, pada tanggal 10 Agustus.
Menurut Leo (25-1, 12 KO), ia ingin sekali mendapatkan kesempatan untuk menghadapi Monster KO Naoya Inoue jika Jepun dalam masa depan. ”Ya, tentu saja. Saya pikir Naoya adalah salah satu petarung terbaik pada dunia pada waktu ini dan juga saya ingin sekali bertarung dengannya,” kata Leo untuk BoxingScene. ”Saya pikir beliau bertarung di area kelas 55,3 kg pada waktu ini lalu saya mendengar berbagai rumor bahwa ia berencana untuk naik ke kelas 57,1 kg dalam masa depan,”lanjutnya.
Keputusan Leo untuk naik ke kelas 57,1 kg setelahnya kehilangan sabuk kelas bantam super WBO-nya dari Stephen Fulton tiga tahun lalu terbayar lunas ketika ia meraih kemenangan KO satu pukulan berhadapan dengan Lopez untuk merebut peringkat IBF-nya. Sebuah hook kiri yang digunakan kuat dari Leo menjatuhkan sang juara kemudian mengakhiri laga di dalam depan para penonton di area kampung halaman Leo – dalam mana ia bertarung untuk pertama kalinya pada sembilan tahun terakhir.
Meskipun mencatatkan kemenangan KO yang dimaksud tegas, Leo mengaku tak menyangka pertarungan yang dimaksud akan berakhir dengan kemenangannya. Namun, ia menggambarkan keputusannya untuk naik ke divisi bulu sebagai yang dimaksud terbaik pada kariernya, teristimewa ketika tubuhnya mulai berkurang pada divisi 55,3 kg.
“Saya naik ke berhadapan dengan lantaran kelas 55,3 kg terlalu sulit untuk dilakukan,” kata Leo. “Saya merasa saya telah melampaui berat badan 55,3 kg kilogram lalu tubuh saya memohonkan saya untuk meninggikan berat badan, maka dari itu kami memutuskan untuk naik ke kelas 57,1 kg, serta saya merasa berjauhan tambahan baik di tempat sana sekarang.
“Saya harus menyatakan bahwa itu adalah langkah terbaik. Sejujurnya, kami tidak ada benar-benar mengincar KO. Strateginya hanya saja untuk masuk ke sana dan juga mengungguli mereka, mengungguli mereka, juga jikalau KO itu datang, maka itu akan datang. Namun sebagian besar, kami mengincar sebuah kebijakan juri untuk masuk ke pada Circle serta menang.”
Leo mengesampingkan kemungkinan laga ulang melawan Lopez pasca mengungkapkan bahwa tidaklah ada klausul seperti itu di kontrak pertarungan mereka. Fokusnya adalah untuk menghadapi Inoue yang tersebut merupakan pemegang peringkat empat divisi tak terkalahkan (27-0, 24 KO) atau menyatukan penghargaan IBF barunya melawan sesama pemegang gelar kejuaraan Rey Vargas juga Rafael Espinoza.
Inoue dilaporkan akan naik ke kelas 126 jikalau ia berhasil mempertahankan peringkat juara dunia kelas bulu divisi junior WBC, IBF lalu WBO-nya melawan TJ Doheny pada tanggal 3 September di tempat Ariake Arena, Koto-Ku, Jepang. Jika bintang Negeri Matahari Terbit ini memutuskan untuk masih bertahan di tempat peringkat 122 setelahnya pertarungan tersebut, Leo dapat memutuskan untuk melakukan unifikasi melawan Vargas atau Espinoza.
Leo meyakini bahwa menghadapi Vargas atau Espinoza pada sebuah laga unifikasi akan sangat menarik untuk disaksikan. ”Saya ingin melawan Espinoza atau Vargas. Espinoza adalah petarung tinggi yang tersebut melontarkan berbagai pukulan, kemudian Rey Vargas juga petarung tinggi yang tersebut melontarkan sejumlah pukulan. Dan saya melontarkan berbagai pukulan, maka saya kira ini akan menjadi laga yang ramah bagi para penggemar.”




