Bisnis

Kemenperin beri pelatihan 3 sektor untuk santri dalam Surabaya-Yogyakarta

DKI Jakarta – Kementerian Manufaktur (Kemenperin) memberikan pelatihan tiga sektor yang digunakan mencakup tekstil dan juga komoditas tekstil (TPT), permesinan, juga bidang kreatif untuk 175 santri ke Surabaya (Jawa Timur) lalu Yogyakarta.

 
"Balai Diklat Industri (BDI) Yogyakarta lalu BDI Surabaya membuka tiga pelatihan secara serentak, meliputi pelatihan sektor sektor tekstil juga komoditas tekstil, permesinan, serta lapangan usaha kreatif (social media marketing),” ujar Kepala Badan Pengembangunan Informan Daya Individu Industri (BPSDMI) Masrokhan pada Jakarta, Selasa.
 
Menurut dia, pelatihan yang dimaksud diselenggarakan selama 15 hari mulai dari 23 September itu salah satunya di kegiatan 3 in 1 yang menggandeng Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI), dan juga Nahdlatul Ulama (NU) Area Pembangunan Pondok Pesantren kemudian Pendidikan Keagamaan
 
Ia menyampaikan pelatihan vokasi sektor yang tersebut diselenggarakan yang disebutkan meliputi pelatihan skilling atau keterampilan baru bagi para partisipan diklat, juga peningkatan kapasitas yang mana bertujuan untuk meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki partisipan diklat.
 
Nantinya para partisipan akan datang mendapat keterampilan baru, sertifikasi kompetensi, juga penempatan kerja.

 

"Kami percaya, dengan dedikasi kemudian kerja keras para peserta, dan juga bimbingan dari instruktur yang andal, diklat ini akan mencapai tujuannya sesuai target. Para partisipan juga akan berubah jadi calon-calon tenaga kerja yang dimaksud kompeten, siap bersaing dalam bumi kerja, lalu mampu berkontribusi bagi kemajuan perekonomian nasional,” kata dia.
 
Lebih lanjut, Rois Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Mohammad Nuh mengutarakan melalui kegiatan ini pihaknya sama-sama Kemenperin berhasil menyatukan globus pesantren kemudian industri, sehingga para santri siap menghadapi bola kerja.
 
“Pelatihan vokasi 3 in 1 ini adalah pembekalan kompetensi. Dalam satu sisi dia (santri) sudah ada punya kompetensi di bidang keagamaan, tentu ini semakin lengkap akibat dilengkapi dengan kompetensi ke bidang technical life skill,” ujar M Nuh yang mana pernah menjabat Menteri Pendidikan serta Kebudayaan.

Artikel ini disadur dari Kemenperin beri pelatihan 3 sektor untuk santri di Surabaya-Yogyakarta

Related Articles

Back to top button