Profil Mayjen Mohammad Fadjar, Eks Ajudan Presiden yang dimaksud Jadi Dankodiklat TNI

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Mayjen TNI Mohammad Fadjar menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, kemudian Latihan (Dankodiklat) TNI. Dia menggantikan Laksdya TNI Maman Firmansyah yang dimaksud dimutasi menjadi Staf Khusus KSAL.
Penunjukan Mohammad Fadjar sebagai Dankodiklat TNI merupakan bagian dari kebijakan mutasi, rotasi, serta iklan jabatan yang tersebut keluarkan Jenderal TNI Agus Subiyanto terhadap 130 Perwira Tinggi (Pati) TNI.
Kebijakan mutasi yang disebutkan tercantum pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1080/IX/2024 Tentang Pemberhentian dari kemudian Pengangkatan Dalam Jabatan di tempat Lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang mana ditetapkan pada Rabu, 11 September 2024.
“Telah resmi ditetapkan mutasi serta penawaran jabatan 130 Pati (Perwira Tinggi) TNI terdiri dari 68 Pati TNI AD, 39 Pati TNI AL, juga 23 Pati TNI AU,” ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI Hariyanto di tempat Ibukota dikutip, Rabu (18/9/2024).
Dengan menduduki jabatan baru sebagai Dankodiklat, Mohammad Fadjar akan mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat tambahan tinggi menjadi Letnan Jenderal (Letjen) TNI dan juga bintang emas di tempat pundaknya pun bertambah menjadi tiga. Sebab, jabatan Dankodiklat TNI selama ini dijabat oleh Perwira Tinggi (Pati) Bintang 3.
Selama mengabdi di tempat militer, adik dari Kadiv Hub Inter Mabes Polri Irjen Pol Khrisna Murti ini terbilang cukup cemerlang. Abituren Akademi Militer (Akmil) 1993 dari satuan Kopassus sejumlah menduduki jabatan strategis. Di antaranya, Danyon 23 Grup 2 Kopassus, Dansepurhut Pusdikpassus, Kadep Mipatek Akmil. Dan Grup 1/Para Komando
Selain itu, beliau juga pernah menduduki jabatan sebagai Koorspri Kasad, Danpusdikpassus Kopassus pada 2015. Kemudian menjadi Ajudan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2015-2016. Usai bertugas dalam lingkaran Istana, beliau kemudian diangkat menjadi Danrindam IV/Diponegoro, kemudian Paban III/Siapsat Sopsad.
Kariernya semakin meningkat, ia kemudian dipercaya menjadi Danrem 023/Kawal Samudera, Danrem 031/Wira Bima, Danpusdikter Kodiklatad, Kasdivif 2/Kostrad, Ketua LP3M Unhan RI, Dirjen Pothan Kemhan, Pangdam III/Siliwangi 2024 sebelum akhirnya Dankodiklat TNI.
Tidak hanya sekali sukses pada karier militer, di area bidang akademisi Mohammad Fadjar juga banyak mengikuti sekolah militer antara lain, Sussarcab Infanteri, Dik PARA, Dik PARA Utama, Dik Free Fall, kemudian Dik Komando. Selain itu, institusi belajar Suslapa, Seskoad Dikreg XLV, Sesko TNI Dikreg 43, Lemhannas PPSA 23 pada 2021.




