Cara hitung berat badan ideal sesuai tinggi badan

Ibukota Indonesia – Mempertahankan berat badan ideal sangat penting untuk menunjang keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Baik kelebihan berat badan maupun kekurangan berat badan, keduanya dapat menyebabkan risiko gangguan mental kesehatan.
Berat badan berlebih mungkin menyebabkan penyakit seperti jantung, stroke, diabetes, asma, hingga kanker. Sementara berat badan yang mana terlalu rendah dapat meningkatkan risiko anemia, osteoporosis, sistem kekebalan tubuh yang lemah, lalu gangguan jiwa keseimbangan lainnya.
Untuk mengetahui apakah berat badan Anda sudah ada ideal, terdapat beberapa metode yang digunakan dapat digunakan. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara mengukur berat badan ideal berdasarkan tinggi badan.
1. Menggunakan Ukuran Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI)
Indeks Massa Tubuh atau BMI adalah metode yang umum digunakan untuk mengkaji apakah seseorang mempunyai berat badan yang digunakan proporsional dengan lebih tinggi badannya. Rumusnya adalah sebagai berikut:
BMI = Berat badan (kg) : (Tinggi badan (m))²
Setelah hasil perhitungan diperoleh, bandingkan dengan kategori berikut untuk mengetahui status berat badan Anda:
- BMI < 18,5 = Berat badan kurang (underweight)
- BMI 18,5 – 22,9 = Berat badan ideal
- BMI 23 – 24,9 = Berat badan lebih besar (overweight)
- BMI 25 – 29,9 = Obesitas tingkat 1
- BMI ≥ 30 = Obesitas tingkat 2
Contoh:
Agus memiliki berat badan 80 kg lalu membesar 178 cm (1,78 m).
BMI = 80 : (1,78 x 1,78) = 80 : 3,17 = 25,2
Berdasarkan kategori BMI, Budi termasuk di obesitas tingkat 1, sehingga disarankan untuk menurunkan berat badan demi kesehatan.
2. Menggunakan indeks Broca
Metode ini dikenalkan oleh Pierre Paul Broca dan juga menghitung berat badan ideal berdasarkan lebih tinggi badan serta jenis kelamin.
Rumus indeks Broca:
- Laki-laki = [Tinggi badan (cm) – 100] – 10%
- Perempuan = [Tinggi badan (cm) – 100] – 15%
Contoh:
- Mikael miliki tinggi 175 cm:
(175 – 100) – 10% = 75 – 7,5 = 67,5 kg - Layla mempunyai tinggi 165 cm:
(165 – 100) – 15% = 65 – 9,75 = 55,25 kg
Maka berat badan ideal Mikael adalah 67,5 kg, juga Layla adalah 55,25 kg.
3. Melalui tabel berat badan ideal
Tabel ini memberikan kisaran berat badan ideal menurut besar badan. Kuantitas ini didasarkan pada perhitungan BMI juga dapat digunakan sebagai acuan cepat.
| No | Tinggi Badan (cm) | Berat Ideal Wanita (kg) | Berat Ideal Pria (kg) |
|---|---|---|---|
| 1 | 152 | 49 | 52 |
| 2 | 155 | 51 | 54 |
| 3 | 157 | 52 | 56 |
| 4 | 160 | 54 | 58 |
| 5 | 163 | 56 | 60 |
| 6 | 165 | 57 | 62 |
| 7 | 168 | 59 | 63 |
| 8 | 170 | 61 | 65 |
| 9 | 173 | 63 | 67 |
| 10 | 175 | 64 | 69 |
| 11 | 178 | 66 | 71 |
| 12 | 180 | 68 | 73 |
| 13 | 185 | 70 | 76 |
| 14 | 190 | 74 | 80 |
| 15 | 193 | 80 | 83 |
Faktor-faktor yang dimaksud mempengaruhi penampilan berat badan
Perlu diingat bahwa hitungan di melawan semata-mata bersifat referensi. Ada beberapa aspek lain yang digunakan mempengaruhi penampilan fisik seseorang, meskipun mempunyai berat serta tinggi badan yang dimaksud sama, seperti:
- Massa otot serta lemak tubuh
- Proporsi tubuh (panjang kaki, lebar bahu, lingkar pinggang)
- Bentuk tubuh (atletis, kurus, berisi)
- Usia
- Jumlah cairan pada tubuh
Mengetahui berat badan ideal sangat penting sebagai langkah awal melindungi kesejahteraan dan juga mengurangi risiko penyakit. Anda dapat menggunakan metode BMI, Skala Broca, atau tabel referensi berdasarkan tinggi badan.
Namun, angka-angka yang dimaksud bukanlah satu-satunya indikator, sebab setiap individu miliki bentuk tubuh juga komposisi tubuh yang mana berbeda. Untuk hasil terbaik, konsultasikan keadaan tubuh Anda dengan tenaga medis atau ahli gizi.
Menjaga berat badan ideal bukanlah hanya sekali perihal penampilan, tetapi juga penanaman modal jangka panjang bagi kesegaran tubuh Anda.
Artikel ini disadur dari Cara hitung berat badan ideal sesuai tinggi badan




