Mengenal 4 Sosok Jenderal TNI AD Diusung PDIP yang dimaksud Melenggang pada pemilihan kepala daerah 2024

JAKARTA – Terdapat empat jenderal TNI AD yang diusung PDIP untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 . Ada yang tersebut diusung menjadi Calon Gubernur (Cagub), serta ada pula yang mana jadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub).
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 yang digunakan semakin dekat, sebagian Partai Politik besar di area Indonesia mulai menyodorkan nama-nama calonnya. Salah satunya adalah PDIP.
Selain keempat calon dari kalangan Jenderal TNI AD ini, ada satu nama yang digunakan santer dibicarakan masuk ke pada bursa kandidat calon Gubernur yang dimaksud akan progresif pada pemilihan gubernur 2024. Dia adalah mantan Panglima, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.
Meski begitu, kabar Andika Perkasa bergabung dan juga di pemilihan gubernur ini masih belum resmi. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP, Yoseph Aryo Adhi Dharmo memohonkan semua pihak bersabar hingga diberitahukan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
4 Sosok Jenderal TNI AD Diusung PDIP
1. Letjen TNI (Purn) Joppye Onesimus Wayangkau
Jenderal TNI pertama yang mana diusung PDIP untuk Pilgub 2024 adalah Letjen TNI (Purn) Joppye Onesimus, yang mana merupakan akan segera cagub di dalam Provinsi Papua Barat Daya. Sebelum pensiun dari militer, dirinya sempat menjabat sebagai Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) tahun 2020.
Lulusan AKABRI 1986 ini sudah beberapa kali menduduki tempat strategis, seperti Pangdam XVIII/Kasuari tahun dan juga Pati Sahli TK III Bid. Sosbud HAM Panglima TNI tahun 206, dan juga Kasdam V/Brawijaya pada 2015.
Pria kelahiran 17 Juli 1962 ini juga miliki segudang pengalaman bertugas di area wilayah Papua. Dimana beliau pernah menjadi Asops Kasdam XVII/Cenderawasih tahun 2011, juga Irdam XVII/Cenderawasih pada 2013.
2. Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi
Jenderal bintang tiga yang digunakan lahir pada 10 Maret 1961 ini didapuk sebagai akan cagub Provinsi Sumatera Utara oleh PDIP. Purnawirawan satu ini adalah mantan Panglima Komando Cadangan Krusial Angkatan Darat (Pangkostrad).



