Perkotaan Gading Serpong Kian Tumbuh, Paramount Land Luncurkan Grand Pasadena Village

JAKARTA – Berlokasi strategis di tempat sedang wilayah segitiga emas Tangerang Raya, Pusat Kota Gading Serpong terus bertambah pesat menjadi pusat bisnis, komersial kemudian residensial bagi publik Jabodetabek. Hingga kini, Pusat Kota Gading Serpong sudah pernah menjadi hunian bagi lebih banyak dari 120.000 jiwa, juga tingkat okupansi kegiatan bisnis yang sangat tinggi.
Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi menuturkan, sejalan dengan pesatnya peningkatan Daerah Perkotaan Gading Serpong, Paramount Land juga terus menghadirkan barang properti berkualitas sesuai permintaan masyarakat. Paramount Land, kata dia, mengembangkan produknya secara adaptif juga didukung riset panjang yang mana menyeluruh.
“Kami setiap saat mengutamakan diferensiasi, diversifikasi kemudian pembaharuan item agar tercipta long-term sustainable business, pada mana bidang usaha yang dimaksud dikembangkan tiada semata-mata padat pada awal, tetapi juga akan bertumbuh secara jangka panjang,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Akhir Pekan (25/8/2024).
Paramount Land, kata dia, menerapkan strategi ini di area Manhattan District, kawasan komersial seluas 22 hektare (ha) yang mana dijuluki “The Largest Business Epicentrum in Gading Serpong”. Hasilnya, sejak diperkenalkan pada tahun 2021 hingga April 2024, mencatatkan data transaksi jual beli hingga 95%.
Direktur Eksekutif Sales & Marketing Paramount Land Chrissandy Dave menambahkan, melanjutkan Manhattan District, Paramount Land kembali menghadirkan distrik terbaru seluas 40 ha yaitu “Pasadena Central District”. Berbeda dengan Manhattan District, kawasan baru ini menggabungkan area komersial dan juga residensial premium, yaitu “Grand Pasadena Village”.
Grand Pasadena Village, jelas dia, mengusung konsep 10-Minute City, sehingga berada di dalam berada dalam kawasan komersial Pasadena Central District. “Dengan menciptakan kota di area pada kota, segala aktivitas sehari-hari dapat dijalankan pada kawasan ini, mulai dari tinggal, bekerja, berbisnis, hingga memenuhi keperluan sehari-hari,” paparnya.
Direktur Eksekutif Planning & Design Paramount Land Henry Napitupulu menjelaskan, Grand Pasadena Village mempunyai tiga tipe ukuran, yaitu 8×18 m2, 8×19 m2, serta 9×19 m2 dengan luas bangunan bervariasi dengan pilihan 2 lantai serta 3 lantai. Dengan segala kualitas lalu keistimewaan fiturnya, kata dia, Grand Pasadena Village tahap 1 dibuka sebanyak 33 unit dengan biaya mulai dari Rp4,9 miliar (harga khusus launching).
“Seluruh unit dilengkapi layanan spesial, yaitu AC di dalam seluruh kamar tidur, multifunction room dan juga living room, solar water heater, smart door lock, smart toilet at main bathroom, CCTV, lalu EV charging ready,” ungkapnya.




