DPRD Kalsel kunjungi Bappenas bahas “Banua” jadi gerbang logistik IKN

Karena ini inisiatif nasional, mudah-mudahan komitmen pusat atau Bappenas berubah menjadi kenyataan, dan juga penyaluran anggaran dari pemerintah pusat bisa jadi lebih lanjut besar
Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) guna mendiskusikan rencana penetapan "Banua" (Kalsel) berubah menjadi gerbang logistik Ibu Perkotaan Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.
Ketua Pansus III DPRD Provinsi Kalsel H Gusti Abidinsyah ketika dikonfirmasi di dalam Banjarmasin, Sabtu, mengatakan, penetapan Kalsel sebagai Gerbang Logistik IKN agar alur konektivitas di dalam Kalimantan menjadi fokus perhatian pemerintah pusat sehingga dapat terealisasi.
“Karena ini kegiatan nasional, mudah-mudahan komitmen pusat atau Bappenas berubah menjadi kenyataan, juga penyaluran anggaran dari pemerintah pusat mampu tambahan besar," kata Abidinsyah.
Diketahui, Pansus III DPRD Kalsel mengeksplorasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045, sehingga berkonsultasi dengan Kementerian PPN/Bappenas dalam Jakarta.
Pada pertandingan tersebut, rombongan Pansus III DPRD Kalsel juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat memberi anggaran lebih tinggi besar agar Pemprov Kalsel semakin optimal mendirikan tempat sebagai penyangga IKN.
Abidinsyah menjelaskan Pansus III DPRD Provinsi Kalsel bertemu Kementerian PPN/Bappenas mengkaji sinkronisasi RPJPD Kalsel 2025-2045 diantaranya RPJPN (Nasional) 2025-2045 lalu penetapan Kalsel sebagai gerbang logistik IKN Kalimantan Timur.
“Mudah-mudahan bisa jadi dilaksanakan Kalsel. Hal itu benar-benar menjadi pekerjaan rumah besar untuk Indonesi Emas Tahun 2045," kata Abidinsyah.
Sementara itu, Direktur Pengembangunan Lokal II Bappenas Mohammad Roudo menyambut baik kedatangan rombongan Pansus III DPRD Provinsi Kalsel.
Selama ini, diungkapkan Roudo, Bappenas berhubungan intens dengan otoritas Provinsi Kalsel untuk mengkaji dari sisi teknokrasi lalu struktural, namun kali ini bertemu Pansus III DPRD Provinsi Kalsel untuk mendapatkan sudut pandang lain.
“Kami percaya area harus dibangun Pemprov serta DPRD secara bersama-sama. Jadi masukkan dari DPRD tentu berubah jadi catatan juga bagi kami," ucapnya.
Roudo menyampaikan Pemprov Kalsel harus menerjemahkan visi bernegara lalu mencocokkan acara tempat dengan nasional lantaran finalisasi RPJPN 2025-2045 harus selesai pada pekan kedua Agustus 2024.
“Tentu dukungan lalu fasilitasi ini akan terus kita dorong bersama-sama. Karena ini tidaklah kemungkinan besar cuma dari Kalsel saja, dari nasional saja, bahkan kita akan coba nanti dari non pemerintah, non pembiayaan dari APBN, APBD, untuk sanggup memperkuat RPJPD yang dimaksud nanti akan diterjemahkan lima tahunan dan juga setiap tahunnya," kata Roudo.
Artikel ini disadur dari DPRD Kalsel kunjungi Bappenas bahas “Banua” jadi gerbang logistik IKN



