Nasional

Cahaya Harapan di Pembangunan Puskesmas Dongi-Dongi juga Bakti Nusantara Poso 2024

POSO – Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) melalui kegiatan Bakti Nusantara terus berupaya hadir lalu memberikan kegunaan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya di dalam tempat 3T (Tertinggal, Terdepan, juga Terluar) di dalam Indonesia. Pada tahun 2024, YTBN dengan dengan AFC Life Science dan juga otoritas Kota Poso kembali merancang Puskesmas Pembantu (Pustu) Plus “AFC Health Center” dalam Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Wilayah Poso, Sulawesi Tengah.

Melengkapi bangunan Pustu Plus yang mana diresmikan pada 3 Agustus 2024,lalu, diberikan pula ambulans, alat-alat kesehatan, dan juga obat-obatan. Menteri Bidang Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di sambutan menggarisbawahi hubungan peningkatan demografi dengan kesulitan generasi usia dewasa yang tak sehat.

“Indonesia akan mencapai puncak bonus demografi pada dua dekade mendatang. Jika dikelola dengan baik bonus demografi dapat membantu Indonesia untuk menjadi negara dengan pendapatan tinggi. Namun, kondisi ini akan menjadi beban apabila bukan terencana dengan baik, salah satunya adalah permasalahan generasi usia dewasa yang digunakan tak sehat lalu meningkatnya total lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus. Indonesia harus fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kemampuan fisik primer,” kata Menkes.

Apresiasi juga disampaikan Menkes terhadap Yayasan Tunas Bakti Nusantara yang dimaksud diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA) melawan dukungannya pada peningkatan pelayanan kemampuan fisik penduduk melalui acara Bakti Nusantara juga konstruksi Pustu Plus di tempat Desa Dongi-Dongi. Menkes berharap upaya pengerjaan Pustu Plus ini dapat mendekatkan akses rakyat untuk mendapatkan pelayanan kondisi tubuh serta pemantauan wilayah Dongi-Dongi, demi publik yang dimaksud tambahan sehat.

Lebih dari sekadar bangunan, Pustu Plus “AFC Health Center” Dongi-Dongi menjadi simbol harapan serta semangat kolaborasi. Kehadirannya selaras dengan Bakti Nusantara Poso 2024, kegiatan YTBN yang digunakan fokus memberikan berbagai bantuan lalu pelayanan terhadap rakyat pada Kota Poso, termasuk di tempat bidang kesehatan, pendidikan, juga ekonomi.

“Pembangunan Pustu Plus ini adalah bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia, hal ini tentunya memberi motivasi tersendiri bagi pemerintah area kemudian seluruh stakeholder terlebih anak-anak kita, generasi penerus Tana Poso lalu generasi penerus bangsa,” Pimpinan Daerah Poso Verna Inkiriwang.

Bupati Posos optimistis, dengan adanya infrastruktur ini, kualitas pelayanan kemampuan fisik akan meningkat, kemudian penduduk dapat memperoleh layanan yang digunakan lebih tinggi cepat, lebih banyak baik, dan juga tambahan dekat dengan tempat tinggal mereka. “Mari kita mendukung lalu terlibat berpartisipasi pada penyelenggaraan kemudian pemeliharaan sarana ini,” ujarnya.

Kegiatan Bakti Nusantara merupakan bukti nyata semangat kolaborasi juga kemanusiaan YTBN, AFC Life Science, kemudian pemerintahan Kota Poso bahu-membahu mewujudkan cita-cita bersama, yaitu meningkatkan kualitas hidup penduduk Dongi-Dongi.

Pada Bakti Nusantara kali ini pun, YTBN dengan semangat inklusifnya turut menggandeng 100 volunteer dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri, pada berbagai bidang untuk bergotong royong bagi kesejahteraan warga Desa Dongi-Dongi. Termasuk pada dalamnya adalah para sukarelawan dari PB PGRI, Kwarnas Pramuka, Orama, RSUD Poso, lalu Universitas Islam Indonesia.

Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara dr. Teguh Dwi Nugroho SpB, Subsp.BVE(K) mengatakan, rangkaian Bakti Nusantara 2024 yang digunakan berlangsung pada 1 – 3 Agustus 2024 terdiri dari pemberdayaan pertanian (Bakti Nusantara), RS Lapangan, Pemeriksaan Aspek Kesehatan Remaja, Penyuluhan Gizi, Penyuluhan Kesejahteraan Lingkungan, Latihan Manajemen Puskesmas (Sehat Nusantara), peningkatan kapasitas guru, sesi motivasi murid serta orang tua murid, kemah perdamaian, serta pengadaan pojok baca kelas (Inspirasi Nusantara).

“”Melalui Bakti Nusantara, kami berupaya mewujudkan program-program berkelanjutan yang tersebut memberikan dampak yang signifikan bagi warga. Tidak belaka merancang sarana fisik seperti sekolah, puskesmas, serta infrastruktur kesehatan, Bakti Nusantara juga berazam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menggali kemunculan pemimpin-pemimpin lokal yang lebih lanjut memahami daerahnya, tambahan rendah hati, kemudian lebih besar mampu mencari solusi aplikatif sesuai kondisi di tempat sekitarnya,” jelasnya.

Hadir mewakili AFC Life Science, Penggagas Ernest Prayuda mengapresiasi para volunteer YTBN kemudian pasukan AFC Life Science. “Berkat semangat teman-teman semua tempat ini hadir menjadi berkat bagi warga sekitar.”

Related Articles

Back to top button